Di Bawah Hujan dan Ombak, Warga Pasir Panjang Bangun Harapan dari Karung Semen

Anambas129 Views
banner 468x60

Anambas, News Faktual Net – Pagi itu, langit di atas pesisir Dusun Pasir Panjang tampak muram. Hujan turun sejak subuh, membasahi jalan aspal yang sudah lebih dulu luka diterjang abrasi. Namun di tepi pantai Desa Landak, Kecamatan Jemaja, langkah-langkah warga tetap berdatangan. Karung demi karung diangkat, cangkul digerakkan, dan semangat gotong royong kembali hidup, Senin (15/12/2025).

Jalan penghubung menuju Desa Rewak dan Kecamatan Jemaja Barat itu bukan sekadar hamparan aspal. Ia adalah nadi kehidupan—jalur utama anak sekolah, nelayan, pedagang, hingga warga yang menggantungkan aktivitas hariannya pada satu akses tersebut. Ketika abrasi dan ombak kuat menggerusnya, kegelisahan pun tumbuh. Tapi warga memilih bergerak, bukan mengeluh.

Gotong royong dilakukan sebagai penanganan darurat. Penimbunan dan perapian badan jalan dilakukan secara manual, sementara di sisi pantai, tanggul penahan abrasi dibangun perlahan. Meski hujan deras dan jumlah warga yang hadir tak sebanyak hari pertama, tekad untuk menyelesaikan pekerjaan tak surut.

Di tengah warga, tampak Kepala Desa Rewak, Deva Syafutra, turun langsung bersama Sekretaris Desa, unsur RT, Bhabinkamtibmas Brigpol Arif Oktaviandri, BPBD, Satpol PP, hingga Basarnas. Tak ada sekat jabatan pagi itu. Semua larut dalam kerja, bercampur canda, peluh, dan semangat kebersamaan.

“Kehadiran hari ini memang tidak sebanyak sebelumnya karena hujan cukup tinggi sejak pagi. Tapi kami berkomitmen, sedikit demi sedikit kegiatan ini harus selesai,” ujar Deva di sela-sela aktivitas, sambil sesekali memeriksa susunan karung yang mulai membentuk tanggul.

Hingga saat ini, pembangunan tanggul penahan abrasi telah menghabiskan sekitar 250 karung semen keras dan 270 karung tanah, seluruhnya berasal dari sumbangan para donatur. Namun perjuangan belum selesai. Masih dibutuhkan sekitar 250 karung semen tambahan agar tanggul benar-benar kokoh menahan terjangan ombak.

“Atas nama pemerintah desa dan pengguna jalan, saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kepulauan Anambas, Bapak Aneng, serta para donatur lain yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu,” ucap Deva dengan nada tulus.

Gotong royong yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB itu bukan hanya tentang memperbaiki jalan. Ia adalah potret ketahanan sosial masyarakat pesisir tentang bagaimana warga memilih berdiri bersama ketika alam menguji.

Di tepi pantai RT 5 RW 3 Dusun II Pasir Panjang, karung-karung semen yang tersusun rapi menjadi saksi. Bahwa di Desa Landak, kebersamaan masih menjadi fondasi terkuat. Dari tangan-tangan sederhana itulah, harapan dibangun, pelan, basah oleh hujan, namun kokoh oleh persatuan.(TM)

Editor: Roy

Artikel Di Bawah Hujan dan Ombak, Warga Pasir Panjang Bangun Harapan dari Karung Semen pertama kali tampil pada Metro Indonesia.

banner 336x280