Selasa, 7 April 2026—Kabar duka datang dari dunia pendidikan nasional. Pendiri Universitas Pranaja Indonesia dilaporkan mengalami kecelakaan lalu lintas pada hari ini di wilayah perbatasan antara Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Insiden tersebut terjadi saat korban tengah melakukan perjalanan lintas provinsi di jalur yang dikenal rawan kecelakaan.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik, mengingat sosok korban dikenal luas sebagai tokoh yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda di Indonesia.
Berdasarkan laporan resmi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kabupaten Mamuju Tengah, kecelakaan terjadi di ruas jalan antarprovinsi dengan kondisi medan yang cukup menantang, seperti jalan berliku, kontur menurun, serta minim penerangan pada sejumlah titik.
Kasat Lantas Mamuju Tengah, , menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan cepat begitu menerima laporan kejadian.
“Dari hasil laporan sementara dan olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga terjadi akibat faktor kondisi jalan serta keterbatasan jarak pandang. Tim kami langsung melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi,” jelas .
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor teknis kendaraan maupun kondisi lingkungan sekitar saat kejadian berlangsung.
Korban diketahui segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis. Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam pemantauan dan belum ada keterangan resmi lanjutan terkait perkembangan kesehatannya.
Sementara itu, advokat nasional dan Merupakan Notaris yang merupakan anak kandung korban, menyampaikan permohonan doa kepada seluruh masyarakat Indonesia atas musibah yang menimpa orang tuanya.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar orang tua kami diberikan keselamatan, kekuatan, dan segera pulih seperti sedia kala. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya,” ungkap .
Gelombang simpati dan doa pun terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi hukum, hingga masyarakat umum yang mengenal kontribusi besar korban dalam dunia pendidikan nasional melalui Universitas Pranaja Indonesia.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur perbatasan antarprovinsi yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Informasi lebih lanjut terkait kondisi korban dan hasil penyelidikan akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan. Laporan wartawan Surya










