SAR Goes To School: Tumbuhkan Semangat Kemanusiaan di Kalangan Pelajar Natuna

Breaking News166 Views
banner 468x60

(suasana personil Damkar menjelaskan ke pelajar )

banner 336x280

 

Natuna, News Faktual Net – Semangat muda bertemu dengan jiwa kemanusiaan di atas gelombang laut Natuna. Sebanyak 40 siswa/i dari empat sekolah menengah di Kabupaten Natuna berkesempatan merasakan langsung pengalaman menjadi bagian dari tim penyelamat dalam kegiatan “SAR Goes To School” yang digelar oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna.

Program yang digagas oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ini bukan sekadar kunjungan edukatif, tetapi juga sebuah langkah menanamkan nilai tanggap darurat dan kepedulian sosial sejak dini.

Kegiatan hari itu dimulai dengan pengenalan terhadap Kapal Negara (KN) SAR Sasikirana, salah satu armada andalan Basarnas di wilayah perairan Natuna. Di atas kapal yang gagah tersebut, para siswa belajar langsung tentang sistem navigasi, komunikasi, mesin penggerak, hingga peralatan keselamatan yang digunakan dalam operasi penyelamatan.

Tak hanya teori, mereka juga diajak menyaksikan olah gerak kapal di sekitar perairan Pulau Senoa, salah satu pulau terluar Indonesia. Suasana antusias pun tampak dari wajah para pelajar ketika kapal mulai bermanuver di tengah laut biru Natuna.

Menurut Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, kegiatan ini bukan hanya untuk memperkenalkan Basarnas, tetapi juga membuka wawasan generasi muda tentang peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Basarnas.

“Kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada para pelajar agar mereka termotivasi untuk menjadi bagian dari tim pencari dan penolong setelah menyelesaikan pendidikan SMA,” ujar Abdul Rahman.

Melalui program ini, Basarnas berharap muncul bibit-bibit muda yang tertarik pada profesi penyelamat, terutama ABK Kapal Negara, yang menjadi garda terdepan dalam operasi pencarian dan pertolongan di laut.

Program SAR Goes To School sendiri telah menyasar berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi. Tidak hanya di Kabupaten Natuna, kegiatan serupa juga direncanakan menjangkau wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Tujuan utamanya sederhana namun bermakna menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan dan pertolongan sesama dalam keadaan darurat.

Di tengah tantangan geografis Natuna yang dikelilingi laut lepas, kehadiran Basarnas bukan hanya simbol kesiapan negara, tetapi juga cerminan semangat kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda tidak hanya mengenal profesi penyelamat, tetapi juga menanamkan nilai empati, keberanian, dan tanggung jawab sosial.

Di atas gelombang Pulau Senoa, para pelajar belajar lebih dari sekadar teknik penyelamatan mereka belajar arti menjadi penolong bagi sesama.(Roy)



telah dibaca :
32

banner 336x280