Polres Anambas Gaungkan Tertib Lalu Lintas di Tengah Tantangan Geografis Kepulauan

Anambas143 Views
banner 468x60

Anambas, News Faktual Net – Matahari pagi baru saja naik di atas Lapangan Catur Prasetya ketika puluhan personel Polres Kepulauan Anambas berdiri tegap dalam barisan, Senin (17/11/2025). Di tengah angin laut berhembus, Waka Polres Kepulauan Anambas, Kompol Shallahuddin, S.H., memimpin Apel Gelar Pasukan, menandai dimulainya Operasi Zebra Seligi 2025.

Di balik barisan seragam resmi, terselip harapan besar, bagaimana menciptakan budaya tertib lalu lintas di wilayah kepulauan yang penuh keterbatasan akses dan tantangan cuaca.

Operasi berlangsung 17 hingga 30 November 2025 ini bukan sekadar agenda rutin. Ia adalah respons terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat, pertumbuhan kendaraan, serta kondisi geografis Anambas menuntut kewaspadaan ekstra.

“Tujuan utama operasi ini adalah meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan,” tegas Kompol Shallahuddin dalam amanatnya.

Ia berbicara dengan nada yang menyeimbangkan ketegasan dan empati dua hal harus dipegang petugas selama operasi berlangsung.

Deretan pelanggaran menjadi target penindakan bukan sekadar angka statistik. Banyak di antaranya adalah penyebab kecelakaan bisa merenggut nyawa di jalanan kecil dan sempit Anambas.

Adapun yang harus dipatuhi adalah Pengendara tidak memakai helm SNI atau sabuk keselamatan.
Berkendara melawan arus.
Ugal-ugalan.
Menggunakan ponsel saat berkendara.
Pengendara di bawah umur
Kendaraan tanpa surat atau tak sesuai spesifikasi.
Pelanggaran di titik rawan kecelakaan

Di balik daftar ini, ada kisah nyata pernah terjadi, remaja jatuh karena tak memakai helm, pengendara terserempet karena melawan arus, hingga kecelakaan akibat kelengahan sesaat saat memegang ponsel.

Operasi Zebra bukan hanya soal menindak, tetapi mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Anambas bukan kota besar dengan jalan lebar dan sistem transportasi stabil. Pulau-pulau kecil, jalan berliku, dan hujan mendadak menjadi medan tidak mudah bagi petugas.

“Akses transportasi kita terbatas, cuaca cepat berubah. Karena itu pelayanan harus humanis, profesional, dan tetap mengutamakan keselamatan,” pesan Kompol Shallahuddin kepada seluruh personel.

Di daerah kepulauan seperti ini, satu langkah edukatif bisa berdampak lebih besar daripada sekadar tilang.

Polres Kepulauan Anambas tak bergerak sendiri. Selama operasi, mereka akan menggencarkan sosialisasi ke sekolah, komunitas transportasi, pemuda, hingga pemerintah desa.

Pendekatan preemtif dan preventif menjadi bagian penting. Patroli dialogis, imbauan langsung, hingga edukasi keselamatan berlalu lintas.

Tujuannya jelas, membangun budaya tertib dari bawah, bukan hanya karena takut ditindak.

Penyematan pita operasi di pundak personel menjadi simbol bahwa Operasi Zebra Seligi 2025 resmi dimulai. Namun lebih dari simbol, itu adalah janji bahwa selama dua pekan ke depan, jalan-jalan di Anambas akan dijaga, dipantau, dan diedukasi demi keselamatan bersama.

“Operasi Zebra 2025 ini menjadi tahapan awal menyiapkan kondisi tertib di jalan raya, sekaligus mengedukasi masyarakat agar disiplin berlalu lintas,” ujar Waka Polres.

Pada akhirnya, operasi ini bukan hanya tentang aturan tapi tentang melindungi nyawa, satu pengendara demi satu pengendara. (TM)

Editor: Roy

Artikel Polres Anambas Gaungkan Tertib Lalu Lintas di Tengah Tantangan Geografis Kepulauan pertama kali tampil pada Metro Indonesia.

banner 336x280