Jalan Neraka Digulung Aparat, 17 Pengguna Narkoba di Amankan

Bengkalis26 Views
banner 468x60

Bengkalis, News Faktual Net – Sabtu (11/4/2026), udara di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, terasa seperti biasa. Aktivitas warga berjalan normal. Namun, di satu sudut yang sudah lama dikenal dengan sebutan “Jalan Neraka”, ketenangan itu hanyalah ilusi.

Di balik semak dan bangunan seadanya, kawasan tersebut selama ini menjadi titik gelap tempat transaksi dan pesta narkoba berlangsung nyaris tanpa jeda.

Hingga akhirnya, pagi itu, segalanya berubah.
Tim Opsnal Polsek Pinggir bergerak senyap. Informasi dari masyarakat yang selama ini dipendam menjadi kunci. Tak ada sirene, tak ada tanda.

Hanya langkah pasti menuju lokasi yang sudah lama jadi target.
Lalu, dalam hitungan detik, suasana pecah.

Teriakan, langkah kaki berlarian, dan kepanikan mendadak menyelimuti “Jalan Neraka”. Para pengguna narkoba yang tengah larut dalam pengaruh sabu berusaha kabur ke segala arah. Namun, kepungan aparat terlalu rapat.

Sebanyak 17 orang tak sempat jauh melangkah. Mereka tumbang bukan hanya karena kelelahan, tapi juga karena tak lagi punya ruang untuk lari.

Di lokasi, polisi menemukan sisa-sisa pesta itu, kaca pirek berisi sabu seberat 1,44 gram dan alat hisap yang masih hangat digunakan. Bukti yang seolah berbicara bahwa tempat itu memang bukan sekadar isu, melainkan fakta yang selama ini tersembunyi di balik ketakutan warga.

Hasil tes urine kemudian mempertegas semuanya. Tak satu pun dari mereka yang bersih. Semua positif amphetamine.

Dari mulut para tersangka, muncul dua nama yang disebut sebagai pemasok utama, LOLOM dan GENDOR. Dua sosok yang hingga kini masih bebas, namun sudah masuk dalam daftar pencarian orang.

Mereka adalah bayangan besar di balik lingkaran kecil yang pagi itu berhasil dipecahkan.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama Setiawan menegaskan, penggerebekan ini bukan akhir melainkan awal dari langkah panjang memberantas narkoba hingga ke akarnya.

Bagi warga Muara Basung, penggerebekan ini lebih dari sekadar penangkapan. Ini adalah titik balik. Harapan bahwa “Jalan Neraka” suatu hari nanti bisa kehilangan namanya dan kembali menjadi jalan biasa, tempat orang berjalan tanpa rasa takut.

Namun, pertanyaannya kini bukan lagi apa yang telah terjadi.
Melainkan seberapa jauh perang ini akan dibawa?( JPS)

Editor: Roy

banner 336x280