Lebaran Tanpa Seremoni, Polda Riau Pilih Berbagi dan Menanam Harapan

Nasional28 Views
banner 468x60

PEKANBARU, News Faktual Net – Tradisi open house selama ini dilakukan, identik dengan perayaan Lebaran di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Riau tahun ini ditiadakan. Namun, keputusan tersebut bukan sekadar penghapusan agenda tahunan, melainkan sebuah pergeseran makna dari seremoni menuju aksi nyata yang lebih menyentuh masyarakat.

Di tengah suasana Idulfitri yang identik dengan silaturahmi dan kemeriahan, Polda Riau memilih jalan berbeda, menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang lebih membutuhkan. Anak-anak yatim menjadi pusat perhatian dalam perayaan tahun ini, diundang untuk merasakan hangatnya kebersamaan sekaligus menerima santunan sebagai bentuk kepedulian.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwarni Pandra Arsyad, menegaskan bahwa esensi Lebaran bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan pada nilai berbagi dan empati.

“Tidak ada open house. Kami hanya mengundang anak-anak yatim pada kegiatan Lebaran untuk berbagi kebahagiaan,” ujarnya.
Langkah ini terasa semakin bermakna ketika dikaitkan dengan kondisi sejumlah daerah di Indonesia yang tengah dilanda bencana.

Di saat sebagian masyarakat menghadapi kesulitan, Polda Riau memilih untuk menahan diri dari kegiatan seremonial dan mengalihkan energi pada aksi sosial lebih relevan.

Tak hanya itu, Lebaran tahun ini juga dimaknai sebagai momentum kepedulian terhadap lingkungan. Usai pelaksanaan salat Idulfitri, jamaah akan menerima bibit pohon untuk ditanam. Sebuah simbol sederhana namun sarat pesan bahwa merawat bumi adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama.

Pembagian bibit pohon ini menjadi ajakan kolektif kepada masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam. Di tengah isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, langkah kecil seperti menanam pohon diharapkan dapat memberi dampak besar di masa depan.

Kebijakan ini mencerminkan transformasi pendekatan institusi kepolisian dalam merayakan momen keagamaan. Bukan lagi sekadar seremoni formal, tetapi menghadirkan manfaat langsung yang bisa dirasakan masyarakat luas.

Lebaran pun hadir dalam wajah yang lebih sederhana, namun penuh makna. Tidak ada pesta, tidak ada protokoler berlebih ada hanyalah kepedulian, kebersamaan, dan harapan.

Sebuah pengingat bahwa di balik kesederhanaan, tersimpan nilai yang jauh lebih mendalam, berbagi dengan sesama dan menjaga kehidupan, baik manusia maupun alam.(JPS)

Editor : Roy

banner 336x280