Anambas, News Faktual Net – Pemerintah Kecamatan Jemaja menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Kecamatan di Aula Kantor Camat Jemaja pada Selasa (31/3/2026). Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan MeBDay (Minggu Energi Baru) yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 mendatang.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Camat Jemaja, Mudahir, ini dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan daerah dan instansi vertikal. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Danposal Jemaja, Kapolsek Jemaja yang diwakili oleh Kanit Intel Polsek Jemaja, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Letung, Kepala Bandara Letung, Direktur RSUD Jemaja, Kepala UPT Puskesmas Letung, Lurah Letung, Kepala UPT Disdukcapil, Pos Damkar Jemaja, serta Pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kehadiran lintas instansi ini menegaskan komitmen bersama dalam menyukseskan agenda yang akan melibatkan masyarakat luas.
Kegiatan MeBDay ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Kepulauan Anambas Nomor 50 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Minggu Energi Baru (MEB DAY). Program Pemerintah Daerah ini bertujuan untuk mempromosikan pola hidup sehat, menjaga keseimbangan lingkungan hidup, pemanfaatan waktu luang bagi anak, serta pemberdayaan UMKM dan budaya lokal.
Menangkap pesan dari edaran tersebut, Pemerintah Kecamatan Jemaja berinisiatif mengadakan kegiatan serupa di tingkat kecamatan. Ide ini telah lama didiskusikan sejak Camat Mudahir bertugas, namun realisasinya baru dapat dilaksanakan pada awal April 2026 mengingat bulan-bulan sebelumnya masih dalam suasana bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini sudah lama direncanakan, sejak saya bertugas kami sudah mendiskusikannya sebelumnya. Insyaallah minggu pertama di bulan April ini akan kita realisasikan karena bulan sebelumnya kita masih dalam suasana berpuasa,” ujar Mudahir saat ditemui usai rapat.
Rapat diawali dengan pemaparan dari Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Jemaja, Wilsa Oktakurnia, yang memaparkan secara rinci rencana pelaksanaan MeBDay. Setelah itu, Camat Jemaja Mudahir memberikan penguatan konsep kegiatan yang akan dilaksanakan.
Mudahir menjelaskan bahwa konsep MeBDay di Kecamatan Jemaja mengadopsi pola pelaksanaan yang serupa dengan kegiatan di tingkat kabupaten. Kegiatan inti difokuskan pada pelaksanaan olahraga bersama yang kemudian dikombinasikan dengan pameran informasi dari berbagai instansi serta ruang bagi pelaku usaha lokal.
“Konsep dari kegiatan ini adalah mempromosikan kesehatan dengan kita berolahraga. Kemudian bentuknya adalah pameran, misal ada instansi terkait yang ingin tampil memberikan informasi sehingga setelah berolahraga ada informasi yang diperoleh sebagai sarana sosialisasi. Selanjutnya bisa dijadikan ajang geliat ekonomi ketika ada masyarakat yang berjualan di sekitar lokasi acara,” papar Mudahir.
Salah satu keputusan menarik dari rapat tersebut adalah pemilihan jenis olahraga yang akan dilaksanakan. Setelah melalui diskusi, disepakati bahwa bentuk olahraga yang akan digelar adalah senam bersama dengan materi Senam SKJ 88.
Ketika dikonfirmasi mengenai alasan pemilihan Senam SKJ 88, Camat Jemaja mengungkapkan bahwa gerakan senam ini relatif mudah dan telah dikenal luas oleh masyarakat. Lebih dari sekadar olahraga, pemilihan senam ini juga memiliki nilai nostalgia tersendiri.
“Senam ini adalah senam yang gerakannya mudah. Senam ini sudah memasyarakat di kalangan saat ini dan juga bisa sebagai membangkitkan ingatan pada era tahun 90-an. Dengan kegiatan ini, kita mengulang memori tahun baholak,” ungkap Mudahir dengan nada penuh semangat.
Berdasarkan hasil rapat, rangkaian kegiatan MeBDay yang akan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Letung ini direncanakan diawali dengan senam sehat massal yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Setelah itu, acara akan dilanjutkan dengan sesi penyampaian informasi publik dari masing-masing instansi, menciptakan ruang dialog langsung antara pemerintah dan warga.
Dalam sambutannya, Camat Jemaja menekankan pentingnya kolaborasi antara unsur pemerintahan, aparat keamanan, instansi vertikal, serta masyarakat sebagai kunci utama terselenggaranya acara dengan lancar.
“Kami dari pihak Kecamatan Jemaja mohon dukungan dan kerja sama dari semua instansi dan masyarakat Kecamatan Jemaja untuk mensukseskan acara MeBDay tersebut. Kami berharap dengan dukungan penuh dari semua pihak, acara ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana edukasi serta promosi program-program instansi kepada masyarakat luas,” ujar Mudahir.
Lebih lanjut, Camat Mudahir juga mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan ruang partisipasi ekonomi bagi warga dalam kegiatan ini. Para peserta dan pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk membuka lapak jualan di sekitar lokasi kegiatan. Langkah ini dinilai strategis untuk menambah semarak acara sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Dengan telah dilakukannya rapat koordinasi yang matang serta komitmen kuat dari seluruh unsur Muspika dan instansi terkait, Pemerintah Kecamatan Jemaja optimistis pelaksanaan MeBDay pada 5 April mendatang akan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Kecamatan Jemaja.
Kegiatan yang menggabungkan unsur kesehatan, edukasi, nostalgia, dan pemberdayaan ekonomi ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang dinantikan masyarakat. Masyarakat pun diimbau untuk berpartisipasi aktif meramaikan kegiatan ini, membawa kembali semangat kebersamaan khas tahun baholak dengan sentuhan program pembangunan yang kekinian.(tm)









