Ramadan Penuh Spirit, Gokasi Babel Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Forki Series II

banner 468x60

Babel, News Faktual Net – Langit di Pangkalpinang begitu cerah. Sinar matahari perlahan mulai meredup, seakan menjadi saksi kebersamaan puluhan atlet bersama MSH yang berkumpul di Dojo Koala, Jalan Hidayatulsalikin, Air Itam, Bukit Intan.

Di tempat sederhana itulah, keluarga besar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gokasi Bangka Belitung menggelar buka puasa bersama, Sabtu (28/02/2026).
Namun, pertemuan itu bukan sekadar menanti azan Magrib.

Sebelum hidangan tersaji, suasana dojo dipenuhi semangat dan keseriusan. Rapat persiapan Kejuaraan Vavinka yang akan digelar April sekaligus persiapan Forki series II.

Para majelis sabuk hitam, pelatih, dan pengurus duduk melingkar, membicarakan strategi dan kesiapan teknis.

Rapat dipimpin langsung oleh pembina DPD Gokasi Babel, Shihang Rachmat. Dengan nada hangat namun tegas, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya buka puasa bersama yang diinisiasi Ketua DPD Gokasi Babel.

Menurutnya, kebersamaan seperti ini bukan hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai spiritual.

“Buka bersama ini bukan sekadar tradisi Ramadan. Ini tentang mempererat silaturahmi dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menanamkan nilai toleransi kepada generasi muda. Baginya, agama adalah keyakinan yang harus dipegang teguh tanpa harus merendahkan atau menghakimi keyakinan orang lain.

Pesan itu disampaikan dengan penuh makna di hadapan para atlet muda yang kelak akan menjadi penerus.

Majelis Sabuk Hitam pun diminta berperan aktif dalam menyukseskan Kejuaraan Vavinka. Tidak hanya sebagai simbol keahlian, tetapi juga sebagai teladan disiplin dan integritas bagi para kohai.

Setelah rapat usai, suasana berubah menjadi lebih khidmat. Lantunan ayat suci Alquran yang dibacakan Mursalin menggema di dalam dojo, menenangkan hati yang sejak sore dipenuhi semangat kompetisi.

Doa kemudian dipimpin Ketua DPD Gokasi Babel, Supriyanto, memohon kelancaran setiap rencana dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar Gokasi.

Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para sesepuh dan penasihat atas dukungan luar biasa, terutama dalam keikutsertaan pada ajang Forki Babel yang berhasil mengantarkan mereka menjadi juara umum. Ia juga mengapresiasi perjuangan pelatih dan atlet, terlebih kepada Shihang Arman.

Perjalanan menuju Belitung bukan tanpa cerita. Beberapa atlet harus berjuang melawan mabuk perjalanan gegara ombak besar. Namun kondisi tersebut tak menyurutkan semangat mereka untuk tampil maksimal di arena pertandingan.

Performa tetap terjaga menjadi bukti bahwa mental juara bukan hanya soal teknik, tetapi juga daya tahan dan tekad.

“Terus berlatih, jangan cepat puas. Tingkatkan kemampuan agar di Forki Series II nanti kita bisa mempertahankan juara umum,” pesannya menyemangati.

Menjelang azan Magrib, kultum singkat disampaikan kohai Abdul Karim kls IV SD. Nasihat sederhana namun menyentuh itu menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati seorang atlet tidak hanya terletak pada fisik, tetapi juga pada akhlak dan kedisiplinan.

Ketika azan berkumandang, senyum dan tawa kecil pecah di antara mereka. Kurma dan air putih menjadi pembuka kebersamaan hangat. Setelahnya, seluruh peserta menunaikan salat Magrib berjemaah.

Di Dojo Koala sore itu, yang terbangun bukan hanya strategi menuju kejuaraan. Lebih dari itu, terjalin ikatan persaudaraan kian erat, antara pelatih dan atlet, antara senior dan junior, antara semangat kompetisi dan nilai-nilai keimanan. Sebuah harmoni diharapkan terus menguat, sekuat kuda-kuda mereka latih setiap hari.(Roy)

banner 336x280

Baca Juga