Malam Kebersamaan Kajari Anambas dan Kepala Desa Pulau Jemaja

Anambas63 Views
banner 468x60

Anambas, News Faktual Net – Malam itu, suasana Rumah Makan Wisma Miranti di Kelurahan Letung terasa berbeda. Bukan sekadar jamuan makan malam biasa, tetapi sebuah pertemuan penuh kehangatan, canda, dan rasa kekeluargaan yang terjalin erat antara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Anambas, Budhi Purwanto, dengan para kepala desa se-Kecamatan Pulau Jemaja.

Sabtu (17/1/2026) malam menjadi momen istimewa menjelang berakhirnya masa tugas Budhi Purwanto di Kepulauan Anambas, sebelum melanjutkan pengabdian sebagai Kajari Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di meja makan sederhana, tersimpan cerita panjang tentang kerja sama, pendampingan hukum, dan upaya bersama membangun desa lebih tertib dan transparan.

Selama menjabat sebagai Kajari Anambas, Budhi Purwanto dikenal dekat dengan pemerintahan desa. Melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), ia kerap hadir memberikan pendampingan, membuka ruang diskusi, serta menjadi tempat bertanya bagi para kepala desa dalam mengelola anggaran dan administrasi pemerintahan agar tetap berada di koridor hukum.

Dalam sambutannya, Budhi menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama ini.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dukungan seluruh kepala desa selama saya bertugas di Anambas. Sinergi ini sangat penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa taat hukum dan transparan,” ujarnya.

Baginya, perpindahan tugas bukanlah akhir dari silaturahmi. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi tetap bisa terjalin kapan saja, meskipun jarak memisahkan.

Sementara itu, Deva Syafutra, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (Bamus) Pulau Jemaja yang juga Kepala Desa Rewak, menilai pertemuan tersebut sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih atas pengabdian Kajari Anambas.

“Sebagai abdi negara tentu ada pertemuan dan ada perpisahan. Malam ini kami menyampaikan terima kasih atas bimbingan, pengalaman, dan ilmu yang telah diberikan, terutama melalui program Jaga Desa,” ungkap Deva.

Ia mengakui, pendampingan dari Kejaksaan Negeri Anambas telah memberikan pemahaman yang sangat berarti bagi pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan agar lebih tertib, akuntabel, dan sesuai aturan.

“Apa yang kami dapatkan akan terus kami terapkan kepada perangkat desa. Ini menjadi bekal penting bagi kami,” tambahnya.
Malam kebersamaan itu semakin hangat saat obrolan santai mengalir, diselingi tawa dan kebersamaan menikmati hidangan buah durian. Tak ada jarak antara pejabat dan kepala desa, yang tersisa hanyalah rasa persaudaraan dan kenangan manis di ujung masa tugas.

Pertemuan itu bukan sekadar perpisahan, melainkan penegasan bahwa sinergi antara desa dan kejaksaan akan terus berlanjut, siapapun pejabat yang bertugas. Sebab, pengabdian sejati selalu meninggalkan jejak, bukan sekadar jabatan.(TM)

Editor: Roy

Artikel Malam Kebersamaan Kajari Anambas dan Kepala Desa Pulau Jemaja pertama kali tampil pada Metro Indonesia.

banner 336x280